Sia-sia?
|
Sharing
|
|
Wednesday, 27 May 2009 02:06 |
Kemarin (tepatnya beberapa waktu yang lalu), saya bersama rekan lain sempat mengelola sebuah website komunitas Alumni-Smansa (SMAN 1 Kesamben). Yups, sebuah prestice sendiri karena meng-onlinekan komunitas yang begitu besar sebagai jembatan penghubung dalam menjalin persaudaraan antar alumnus.
Awalnya memang sudah ada niat dari dulu untuk segera meng-onlinekan, sampai akhirnya mendapatkan sebuah domain gratis. Yups, tentu saja dengan domain tersebut, saya registerkan dengan domain alumni-smansa.com. Saya kira domain tersebut adalah unik dan bagus dalam arti mampu mewakili nama alumni dan smansa sebagai singkatan dari SMA satu. Bahkan dalam beberapa bulan saja, mampu nangkring dalam top Google search untuk keyword: alumni smansa. Untuk server hostingnya, secara kebetulan masih ada sisa space yang nganggur dalam hosting tempat saya naruh file2 di blog ini. Lambat laun, website alumni ini semakin besar dan luas. Tercatat lebih dari100 member alumnus sudah bergabung dalam website tersebut. Meski belum mampu secara aktif untuk mengikuti forum ataupun membantu team dalam update berita dan lain-lain tetapi sudah menunjukkan betapa website adalah benar2 mampu menjembatani antar alumnus dalam menggandeng dalam sebuah satu kesatuan yang lebih resmi. Untuk tahun kedua, domain harus expired. Karena belum ada dana untuk memperpanjang atas dasar inisiatif saya sendiri, saya mengeluarkan kocek dari saku saya sendiri untuk kembali membuat website ini bertahan. Toh, ini sebagai langkah awal dalam mengamankan register domain tersebut. Karena harus transfer domain, mengingat lokasi register sebelumnya ada di luar negeri dan saya sendiri belum memgang credit card atau alat pembayaran internasional online (semacam Paypal atau E-gold). Kebetulan juga pada bulan2 itu, ada pihak yang mau memberikan space hosting gratis(tentu dengan persyaratan harus memasang banner sebagai media promosi bagi mereka). Dan, alumni-smansa.com-pun online kembali. Sedikit mengenai sisi design dan development, saya bersama rekan saya Heru, bekerja keras untuk membuat web ini bisa interaktif dan menarik. Jadi jangan dikira saya bisa menyulap web tersebut menjadi langsung online tanpa butuh kerja keras, waktu, dan biaya koneksi tentunya yang tidak sedikit. Bukan bermaksud menyobongkan diri atau apapun, itu begitu jauh dari pikiran saya. Tapi ini benar2 merupakan hal yang saya lakukan bukan secara instan atau kebetulan loh... Jatuhlah pada akhir dari semua ini, dimana domain harus expired lagi karena akan memasuki tahun ketiga. Saya akhirnya merasa keberatan bila harus merogoh kocek lagi. Mengapa? karena komunitas yang sedemikian besar saya kira akan mampu menutup harga domain ini. Toh, berapa sih harga domain untuk 1 tahun? tidak sampai 100ribu sodara2. Saya pun membuka pintu donasi, yang merupakan hal yang lumrah dalam sebuah website komunitas pada umumnya (selain tersedianya sponsor tentunya). Ternyata, sampai domain di-delete dari akun saya register, tidak ada satupun donasi yang masuk, melihat urgent yang demikian, saya memberanikan diri untuk mengirimkan mass mail via Facebook Alumni-Smansa. Nyatanya sampai benar2 domain tidak bisa selamat, tidak ada juga donasi yang masuk. Jangankan donasi, tidak satupun tanggapan atau reply dari pesan saya via Facebook tersebut. Dan pihak hosting juga akhirnya harus men-suspend akun dan space untuk domain alumni-smansa, berikut data2 lain yang saya titipkan mereka. Sayapun kelimpungan karena beberapa file web client saya kebetulan juga ada di server tersebut. Inikah yang dinamakan komunitas? komunitas adalah sebuah kelompok yang berdiri dari beberapa orang yang satu tujuan atau misi. tetapi dalam kasus ini, komunitas belum bisa dikatakan demikian. Akhirnya, saya harus mengucapkan selamat tinggal website alumni-smansa.com. Maafkan saya jika saya tidak mampu memberikan hal yang berguna bagi komunitas ini. Dengan tertutupnya website ini, saya hanya bisa bertanya-tanya dalam hati: "Sia-siakah pengorbanan saya selama ini?" semoga saja tidak. |
|
100 Amazing Free WordpressThemes for 2009
|
Design
|
|
Sunday, 24 May 2009 00:00 |
Menarik sekali design 2 themes Wordpress yang dipilih oleh SmashingMagazine ini. Hayo, berlomba membuat design yang membuat pengunjung betah, hehehe... Sayang, belum ada nomine untuk design versi CMS Joomla. Tapi lumayanlah bisa dijadikan referensi atau inspirasi untuk css-nya.
Designer Indonesia, tunjukkan karyamu!  |
Facebook Diharamkan?
|
Apa Saja
|
|
Saturday, 23 May 2009 13:36 |
|
Sedikit terkejut saya membaca harian Jawapos hari ini. Ada berita menarik sekaligus mengejutkan bagi saya. Disana tertulis, "Bahtsul Masail Haramkan Facebook untuk Gosip dan PDKT".
Ouwh... apa benar? ternyata setelah saya selidiki (*haiah*) lewat media berita online, ternyata berita ini sudah banyak naik ke permukaan. Yang sedikit membuat saya tidak percaya, mengapa harus diharamkan? apa ruginya Facebook, dan apa salahnya dia? Kalau saya melihat dari sisi pribadi saya, Facebook merupakan sebuah media jejaring sosial yang paling populer saat ini. Dengan Facebook, saya berhasil menemukan teman2 lama saya. dari teman SD, teman kampung, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, teman kerja, sampai teman2 lainnya yang jarang sekali saya bersua dengan mereka. Apakah dugaan mereka bahwa situs ini sebagai ajang pedekate benar? Saya malah menentang pendapat ini. Dari sekian teman2 Facebook saya, rata2 jarang sekali ada kejadian pedekate (saya bisa tahu karena aktivitas mereka akan langsung terekam di-wall saya). Toh, kalaupun ada frekuensinya gak sebanding dengan aktivitas lain yang lebih berguna dan dapat diterima. Kebanyakan sih update status dengan kejadian saat ini, perasaan mereka tentang perasaan, mood, pekerjaan, dan lain2 yang saya kira masih bisa diterima dengan baik sebagai sebuah sarana dalam memper-erat Ukhuwah Islamiah dan Tali Silaturahim. Pun kalau-pun dilarang, kenapa harus Facebook? kenapa nggak dari dulu? Ya sutaralah, kalau semuanya mau di-kekang, haramkan saja internet. Biar jarang yang makan bandwith dan aktivitas berselancar saya sendirian makin mak wuzzz, hehehe...  Bagaimana dengan Anda? PS: Gambar diambil dari sini
Referensi: - http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&nid=70754
- http://www.tempointeraktif.com/hg/hukum/2009/05/21/brk,20090521-177501,id.html
|
Welcome, Ubuntu
|
Apa Saja
|
|
Wednesday, 20 May 2009 03:50 |
Setelah sekian lama saya berkutat dengan Windows, akhirnya sukses juga mencoba Ubuntu. Kelemahan OS "Jendela" itu yang akhirnya membuat saya harus mengambil langkah kongkret (*haiah*) untuk pindah ke Ubuntu. Salah satu problem utama bagi saya pribadi adalah makin banyaknya varian virus baru yang menyerang Windows. Aktivitas 'pembersihan' virus yang melelahkan (sampai harus re-install OS) menjadi rutinitas yang begitu melehkan, hehehe...  Selain itu, ini juga imbas beberapa teman (terutama di Facebook) yang merekomendasikan untuk segera menggunakan Ubuntu. Thanks buat teman2 semua yang telah menggugah (sekaligus memaksa, hahaha...) hati saya. Setelah unduh file iso Ubuntu (saat ini saya masih menggunakan Ubuntu 8.10), burn via CD Disk, partisi hardisk, installasi, akhirnya sukses juga mencicipi Open Source ini. Ini sedikit screenshoot sebagai bukti laporan saya, hehehe... Akhirnya, say "welcome to Ubuntu". Sampai jumpa di sesi Windows berikutnya...  Thanks sangat, saya ucapkan buat Om Ruby yang telah dengan rela membimbing saya step-by-step dari proses awal sampai akhirnya bisa jalan dual OS: Ubuntu-Windows. |
Wolfram Alpha Launch
|
Apa Saja
|
|
Sunday, 17 May 2009 04:07 |
|
Saat ini saya mencoba meng-akses Wolfram Alpha. Sebuah project revolusioner (saya menyebutnya demikian) karena benar2 sebuah system yang mampu lebih humanity. Yang juga di-gadang2 oleh banyak pihak akan mampu bersaing (atau bahkan mengganti) peran Google di ranah jagad maya. Apa yang berbeda dari mesin pencari (search engine) lainnya yang sudah ada? jawabannya menurut saya pribadi adalah kemampuan Wolfram Alpha dalam mendefinisikan setiap input yang diberikan. Wolfram Alpha mampu menyajikan data yang begitu kompleks dengan langsung mengambil jawaban dari sumber2 terpercaya. Berbeda dengan system di search engine yang hanya mengoleksi link2 dari perintah yang kita input-kan tadi. Dalam sebuah kasus, saya mencoba menelusuri berapakah GDP Indonesia? maka dengan menggunakan Wolfram Alpha, hasilnya bisa langsung diketahui. Lengkap dengan definisi data tersebut yang dikemas dengan format yang benar2 rapi dan unik. Bukan hanya itu, kemampuannya dalam mengolah perintah Matematika misalnya, sangat terukur dan ter-struktur dengan jelas. Silahkan coba Anda lihat hasil dari perintah ini. Bagi saya, bukan hanya tingkat akurasi data yang membuat saya heboh, tetapi juga kemampuan mereka dalam meng-analogikan setiap proses dari soal yang diberikan secara terperinci. Jadi ingat, saya di SMA nggak masuk IPA gara2 nilai Kimia saya yang hancur, hehehe... Andaikata saya masih sekolah, mungkin nilai Kimia saya bisa lebih tertolong, hahaha.... Coba Anda lihat contoh definisi Kimia dari H2SO4 (sulfuric acid) di: http://www.wolframalpha.com/input/?i=H2SO4 Wow bukan...?  Sayang, beberapa kali saya harus menahan diri dulu karena dalam tahap awal launching ini, Wolfram Alpha kadang terjadi overload. Kita tunggu saja kabarnya... Referensi: - http://blog.wolframalpha.com/2009/05/15/live-from-champaign/
- http://affanzbasalamah.wordpress.com/2009/05/16/wolfram-alpha-overload/
- http://satukubik.com/2009/05/15/13-jam-lagi-wolframalpha/
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 5 of 11 |