|
Huff... akhirnya kelar juga. Ya, Minggu2 ini adalah minggu yang melelahkan bagiku. Dalam 3 minggu terakhir, dikejar deadline yang "memaksa" diri ini tak bisa jauh dari makhluk bermuka datar alias komputer. Ada 2 project yang hampir datang bersamaan. Sehingga menguras banyak tenaga untuk segera menyelesaikannya. Biar bagaimanapun klien adalah raja. Dan tentu mewajibkan bagiku untuk kelar tepat waktu. Alhamdulillah, sampai tulisan ini dimuat (*haiah, kayak media cetak aja*), keduanya bisa terselesaikan. Yang pertama adalah sebuah website company profile bidang offshore. Sederhana saja. Masih menggunakan Joomla sebagai engine-nya. Joomla poreper lah...  Tak banyak yang di kostumisasi dari web yang beralamat di http://www.offshorecrew-vacancies.com ini. Kecuali header rotator yang menggunakan "DHTML Image Rotation" (kalau tidak salah, aku ambil scriptnya dari sini). Nah, untuk yang kedua adalah website resmi PT GameQuarters, dimana tempat aku bekerja saat ini adalah bagian franchise dari PT. GameQuarters (GQ) tersebut. Sebuah komunitas gamer terbesar saat ini. forum game online terbesar (bidang game community) dan juga merupakan salah satu media partner majalah game terbesar: ZIGMA, OMEGA, dan GAMEZINE. Tak lupa juga saat ini telah menciptakan Trading Game pertama dan satu-satunya di Indonesia, "Vandaria Wars" (VW). Suatu tantangan tersendiri bagiku, mengingat besarnya file data + database untuk web GameQuarters, Vandaria dan Forum GameQuarters yang berada dalam satu lokasi. Yang menjadi kendala adalah engine2nya yang bukan bidang saya. Iam a Joomlaers...! GQ dan VW yang menggunakan Wordpress (WP), sedangkan Forum GQ yang menggunakan engine dari phpBB. Tetapi kemudian menjadi sebuah tantangan dan tanggungjawab yang begitu besar karena telah dipercaya untuk mengerjakan sekaligus juga dipercaya meng-handle ketiganya. Bukan membangun mendesainnya dari awal, melainkan "memindahkan" hostingnya ke server IIX, plus sedikit kostumisasi. Yang menjadikan aku semakin tertantang adalah pihak developer sebelumnya tidak menggunakan sidebar (widget) WP, melainkan kesemua templatenya adalah mereka rancang sendiri. Jadi, biar bagaimanapun harus melalui koding2 yang merumitkan. Sumpah..!, belum pernah aku menggunakan WP yang have nothink a widget. Sidebar (wadget)2-nya adalah kostumisasi sendiri. Untunglah mereka sebelumnya cukup "rapi" dalam menuliskan source code-nya. Mereka tidak lupa menyertakan tag2 yang informatif sebagai keterangan. Misalnya:
<!-- sidebar start --> Hal2 kecil seperti ini sangat membantu dalam menentukan lokasi2 yang "njlimet" . Bahkan mungkin aku jarang atau malah tidak pernah melakukan hal yang semacam itu, hehehe... Untuk engine WP-nya juga harus di-upgrade ke versi terbaru saat ini (2.7.1). Jujur, aku belum pernah melakukan upgrade engine version WP. Bisa dikatakan: "Bonek" alias Bondho Nekad!, hahaha... Untunglah WP sangat user-friendly. Dari sini ada pelajaran berharga yang aku dapatkan. CMS is not allways simply... ! perlu sediki-banyak tahu bagaimana mengembangkan dan mempelajarinya lebih kedalam source code-nya. Terima kasih buat Mas Adit, atas kepercayaan yang diberikan |