| Thursday, 09 July 2009 04:01 |
|
Cpanel memang memiliki kekurangan atau keterbatasan dalam hal backup-restore database. Khususnya menugaskannya untuk me-restore database dalam ukuran yang gede/besar. Saya mengalaminya suatu ketika saya ingin dumping database salah satu web client saya.
Dengan berulang kali uji coba restore database via phpMyAdmin selalu mengalami kendala. Perlu diketahui juga bahwa cPanel memiliki keterbatasan dalam hal limit size maupun limit time proses. Meski sudah saya akali melalui menambahkan parameter limit size dan limit time, tetap saja gagal.
Akhirnya saya mencoba alternatif lain. Melalui 3rd-party script php sederhana, yaitu bigdump.php. File/script ini meski sederhana, tetapi justru merupakan jurus ampuh
Penggunaanya-pun juga sederhana, setelah download file tersebut, edit file dan tentukan parameter berikut sesuai dengan database Anda:
//Database configuration
Ada baiknya Anda menaruh file 'bigdump.php' pada lokasi folder tertentu, karena memerlukan setting CHMOD 777 (writable) untuk upload file sql ke server.
Misalnya Anda taruh di folder "/public_html/dump/" dan lakukan CHMOD 777 pada folder 'dump'. Kemudian Anda eksekusi file bigdump, misalnya: "http://www.website-anda.com/dump/bigdump.php". Disana sudah tampil format yang begitu familiar untuk proses dumping. Lakukan upload file sql baru kemudian Anda pilih tombol 'import'.
Wow..., proses-nya berlangsung cepat meski database berukuran besar.
(Klik untuk memperbesar gambar)
Sedikit tips dari saya:
Sekian, semoga bermanfaat.
Referensi:
Bookmark
(10)
makasih banyak mas atas informasinya.
Kalo saya biasanya pake plugin. Lupa namanya apa.. dah lama banget gak pindahan blog.. Kekurangannnya CPanel emang itu kalo upload database sering time out.
makin maju dan bermanfaat saja niech artikelnya mas...
makasih tips dan trik nya mungkin 2 bulan lagi mo pindahan hosting -tukeran link yuks mas
boss thanks tutorialnya ... saya juga menemukan tutorial semacam ini di beberapa web. sayang seribu sayang tutorialnya hanya saat proses pengimportan database atau saat restore database. tapi tidak dijelasakan bagaimana cara membuat/menekspor database. contoh kasus gini : gue punya database di suatu host dan gue pengen download itu database.. ukuranya lumayan 100Mb lebih, lalu gimana cara buat backup/ekspor untuk didownload? kalo buatnya lewat phpmyadmin saya yakin gak bisa karena waktunya terbatas... mohon petunjuknya bos.
nah kalo sudah didownload .. kan bisa dipindahkan di hosting lain untuk segera dibuat backup (untuk pindahan hosting misalnya). nah kalo yang ini tutrialnya seperti yang boss tulis ini kan ? yang menggunakan bigdump ? mohon petunjuknya boss.. ane lagi perlu banget nih...
mas Suwadi, thx buat infonya
Tapi sayangnya aplikasi bigdump yang Anda berikan tidak cukup membantu kalau file yang akan diimport ukurannya sangat2 besar maka proses import tetap gagal. Cara satu-satunya ya hanya dengan melakukan spliting database tersebut. Contoh, file yang akan diimport 500MB. Dengan file bigdump tersebut tentu juga tidak akan bisa menyelesaikan masalah apalagi kalau proses bigdump dilakukan di sharedhosting (mungkin bisa kalau di kompi sendiri, tetapi kemungkinan sukses sangat kecil). Untuk melakukan spliting tersebut mudahnya dengan menggunakan software. Saya biasanya menggunakan software dengan nama SQLDumpSplitter (googling aj y.. hehe). Nangi file akan dipecah menjadi beberapa bagian tergantung size yang kita tentukan nantinya @bayu: sori saya bantu jawab ya, di setiap hosting tentunya ada fasilitas ambil data. Jika hosting Anda menggunakan cpanel Anda bisa gunakan sistem fullbackup-nya dengan demikian semua isi hosting Anda termasuk data mysql-nya juga akan ikut ter-backup. Jika tidak ada? Anda bisa lakukan dari shell untuk proses ini dengan perintah: msyqldump -uUSERDB -pPASSWORDDB NAMADB > /lokasi/dimanafile/akandisimpan/namafilenya.sql Bagaimana jika hosting Anda tidak mengijinkan akses shell? Ya mau tidak mau Anda harus menghubungi provider hosting Anda tersebut untuk bantuan exporting database Anda. Dikenakan biaya atau tidaknya itu tergantung kebijakan dari provider hosting Anda . |