|
Tuesday, 27 February 2007 07:00 |
|
Iseng2 Googling di rumahnya Om Google, ngga sengaja nemu URL yang menunjuk ke ngeblog.web.id. Ngaa' tunggu lama, aku arahkan saja kursor mouse-ku ke sana, dan ce-klik ...
Halaman-pun muncul. Wow ... !!! Rupanya
ada alternatif blog gratisan buatan anak negeri. Yang membuat saya
sedikit tersenyum adalah fasilitas ini gratis...tis.  Kemudian kulanjutkan untuk menelusuri halaman demi halaman di web yang beralamat di http://www.ngeblog.web.id tersebut.
Yang menarik dari layanan ini adalah penggunaan seluruh halaman2nya
dengan bahasa Indonesia, termasuk pengaturan (Control Panel) blog-nya.
Layanan ini memberikan subdomain URL (misal: nama.ngeblog.web.id)
dengan besarnya file size 5MB. |
|
Friday, 01 December 2006 23:50 |
|
Setelah dua tahun Google merilis layanan E-mail Gmail yang juga menaikkan kapasitas mailbox-nya menjadi 2GB lebih kini Google menyediakan layanan email berdasarkan domain. Pengguna tidak hanya mendapatkan satu akun email, tapi satu domain (banyak pengguna) ke dalam layanan antarmuka Gmail. Pengguna yang memiliki autorisasi terhadap isi zona domainnya cukup memindahkan MX ke host yang telah ditentukan setelah permintaan Gmail Hosted diterima. Selanjutnya tinggal membuat akun-akun pengguna sebanyak jatah yang diberikan oleh Google. Apa kelebihan Gmail Hosted? 1. Instalasi mudah, tinggal mengubah data MX di DNS. 2. Kapasitas besar (2GB per-akun pengguna), bisa diakses dari mana saja melalui web, POP atau IMAP. 3. Semua fitur Gmail juga disediakan untuk Gmail Hosted, seperti chat Jabber/XMPP, Kalender, email alias dan forwarding.
Semua kelebihan di atas memang membunuh keinginan menyimpan hosting email di dalam negeri di jalur IIX/OpenIXP, apalagi ditambah sebuah kata yang norak, gratis. Jika saya menyimpan hosting email di dalam negeri untuk kepentingan komunitas maka biayanya akan sangat besar.
Lalu kekurangannya apa? Kekurangannya bukanlah di pihak Google, tapi di diri kita sendiri. Kita terpaksa menjadi konsumen pemburu gratisan. Kepercayaan kepada Google tumbuh karena kita tidak punya lembaga/korporasi di dalam negeri yang menawarkan layanan yang serupa. Di era informasi pengguna layanan adalah kapital, saya adalah kapital yang menyerahkan diri kepada Google. Saya senang, Google senang, dan negara rugi. Semoga rencana backbone fiber optik nasional bukan bertujuan untuk menjadi konsumen kapitalisme negara lain.
|
|
Sunday, 27 August 2006 07:00 |
Selamat datang dan selamat ketemu kembali di website pribadi saya. Tak kusangka dan tak kuduga hosting yang selama ini saya pakai dan saya banggakan akhirnya down juga. Padahal bandwith yang ditawarkan dari host web ini lumayan besar. 1 Gb/Month. Ya... namanya juga gratisan, mau bagaimana lagi ? ^_^ udah ada banner-nya, pake' down lagi. Huh... sebel juga
Beruntung dunia ini tak selebar daun kelor. Masih banyak hosting gratisan yang menawarkan layanan yang lebih menarik dan lebih baik lagi. Sampai pada akhirnya saya menemukan Pandela . Hosting gratisan ini menawarkan bandwith yang lumayan gede, sampai 4 Gb/Month. Wow...
Tak ada salahnya, sayapun tergiur untuk mencicipi layanan ini. Setelah setting DNS untuk mengganti server, saya lanngsung tercengan akan kecepatannya. Lebih-lebih pada saat upload file ke server-nya menggunakan Cute FTP. Yang lebih mencengangkan lagi, hosting disini tidak ada embel-embel iklan alias tanbahan banner, nggak usah susah-susah cari script untuk membuangnya (ho.ho.ho)  |
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 Next > End >>
|
|
Page 6 of 6 |