|
Artikel & Tips
|
|
Wednesday, 22 April 2009 03:57 |
Bagaimana mem-filter konten 2 negatif melalui DNS filter? saat ini sudah ada Nawala Project. Sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising dan sejenisnya.
Jangan takut, DNS Nawala juga menyaring Conficker. Jadi jangan tunggu lagi, segera gunakan DNS Nawala. Dengan adanya blocking via DNS filter ini, diharapkan Indonesia bisa bersih dari akses 2 negatif sekaligus bisa menghemat pengeluaran bandwith yang tidak berguna. Mari bersama-sama berpartisipasi untuk mem-filter akses 2 konten negatif, khususnya bagi anak 2 kita. Caranya adalah cukup mengganti setting DNS server ke: * 203.34.118.10 (primary) * 203.34.118.12 (secondary) Untuk panduan dokumen lebih lengkapnya bisa Anda baca di: http://awari.or.id/docs/Apa dan Bagaimana Nawala Project Bekerja?Konseptor, inisiator dan developer Nawala Project adalah Asosiasi Warung Internet Indonesia ( AWARI) yang didukung oleh komunitas non WARNET di milis DNS
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
dan sejumlah komunitas keamanan Internet. Policy black list ditentukan forum diskusi komunitas secara demokratis diantara para evaluator dengan memperhatikan etika, independensi serta integritas. Sistem yang digunakan oleh Nawala Project sepenuhnya menggunakan sumber daya open source dan berjalan di atas sistem operasi Linux secara native. Saat ini sedang dibangun portal yang nantinya dapat diakses publik untuk mengenal Nawala Project, mengikuti perkembangan dan berpartisipasi aktif di dalamnya. Sejumlah kemampuan tambahan seperti local resolver, anti phising site terus dikembangkan dan diperkuat. Terutama dengan meningkatkan upaya untuk menghasilkan kemampuan pengamanan yang lebih baik lagi. Untuk itu Nawala Project aktif mengupayakan kerjasama dengan pihak otoritas pengelolaan data dan sumber daya domain name lokal maupun Internasional. Pada saat ini, Nawala Project masih dalam versi Beta namun telah memiliki koleksi black list hingga lebih dari 8 (delapan) juta alamat URL/URI yang setiap hari dilakukan update secara manual oleh volunteer dari seluruh Indonesia. Pemanfaatan DNS Filtering untuk akses Internet massal seperti di instansi dan perkantoran, kampus, sekolah, RT/RW Net, WARNET dan HotSpot serta perorangan/individu akan efektif apabila admin menerapkan penutupan akses pada main gateway router untuk DNS query resolver (port 53 UDP) yang menuju ke arah selain layanan DNS Nawala Project. Sehingga pengguna akan dipaksa untuk hanya menggunakan layanan DNS query resolver dari Nawala Project ini. Akhirnya, mari bersama-sama ciptakan akses internet yang aman dan bersih dengan memanfaatkan system open source ini. Sumber rujukan: http://www.awari.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=75&Itemid=1 http://www.pataka.net/2008/12/07/nawala-project-dns-filtering-indonesia/ |
|
|
Joomla
|
|
Monday, 20 April 2009 02:34 |
|
Sebagai maniak CMS Joomla (baca: joomlaers), saya selalu mengikuti perkembangan terbaru-baik itu core dan extensions-nya. Kecintaan saya pada CMS yang satu ini mengundang saya untuk mempelajari lebih jauh system yang ada pada Joomla. Bagi saya, Joomla adalah engine yang paling reliable dan flexible yang didukung dengan komuntas yang sangat besar. Meski Joomla sebenarnya difungsikan khusus pada CMS system untuk web portal, namun fitur2 yang ada di dalamnya mampu untuk membuatnya lebih dari itu. Mulai dari web pribadi (blog) bahkan sampai online shop (E-Commerce). Kehandalan Joomla bukan hanya terletak dari sisi lisensi-nya yang open source, tapi juga fitur keamanannya dengan upgrade (patch) yang akan selalu diperbarui celah/hole/bug2 yang mungkin telah ditemukan pada versi sebelumnya. Dengan lahirnya Joomla (sebelumnya adalah pengembangan dari CMS dengan nama: Mambo) versi 1.5, sudah sangat lama sebenarnya saya ingin segera menikmati fasilitas yang tidak didapat pada versi sebelumnya (1.0.x). Kompleksitas dari versi terbaru (1.5) benar2 bisa dikatakan jauh berbeda dari sebelumnya. Mulai dari sisi design, parameter dan lain-lain. Lebih2 Joomla 1.0.x sudah tidak di-support lagi sejak beberapa bulan yang lalu. Setelah tertunda untuk segera migrasi, kemarin akhirnya resmi juga pindah ke versi 1.5. Tentu ini sebuah keputusan besar. Mengapa demikian? ini lebih karena menyangkut sisi market-nya. Dalam hal SEO, tentu Joomla 1.5 lebih baik. Tapi pada blog saya ini, om google telah meng-crawle keyword2 yang mungkin bisa menjadi rujukan dalam hal high rate keyword yang menjadi begitu sia2 karena dengan engine 1.5 semua akan berubah. Terlebih dalam hal URL-nya yang akan berbeda dan mungkin sedikit membuat blog ini seperti terlahir kembali  Menurut teman2 disini kemarin, saat ini google sedang update pagerank. Dan ternyata memang benar. Blog ini kembali ke PR=1 (yang sebelumnnya PR=2). Ini sebuah konsekuensi yang memang harus menjadi mimpi buruk saya. Namun tentu hal ini sudah menjadi pertimbangan saya sebelum migrasi 1.5. Toh, selama ini blog saya juga nggak ngejual banget, hehehe... Mungkin ada beberapa web review yang sudah approve blog ini, karena tujuan blogging saya bukanlah sebagai media market, tapi lebih kepada media sharing online, diary online yang mengisahkan tentang hidup dan kehidupan saya (*haiah*), meski tidak menutup kemungkinan jika nanti tergoda juga hahaha...   Saya yakin, google juga pasti akan tahu mana system yang baku dan mana yang masih kurang. Jadi, saya tidak mempermasalahkannya. So, tidak ada kata lain selain migrasi, hehehe...  Beberapa artikel tentang perbedaan Joomla 1.0.x dan Joomla 1.5: http://www.joomlashine.com/index.php?option=com_content&task=view&id=5&Itemid=5 http://www.riesurya.com/blogs/117-joomla-10-atau-joomla-15 http://www.joomlajunkie.com/junkie-blog/joomla-1.0-vs.-joomla-1.5.html |
|
Joomla
|
|
Sunday, 19 April 2009 02:24 |
|
Akhirnya setelah sekian lama semedi (*haiah*). Sukses juga blog ini migrasi ke Joomla versi 1.5.10. Secara umum, nggak sulit untuk migrasi. Komponen Migrator sudah cukup untuk meng-convert struktur tabel database ke versi 1.5. Hanya 3rd party (modul + mambot)-nya harus eksport-import database secara manual. Welcome to Joomla 1.5. Bagi rekan2 joomlaers yang belum migrasi, buruan dech sebelum tahun 2010... (*haiah*)  Beberapa artikel untuk panduan migrasi Joomla 1.0.x ke 1.5.x: http://syarifudin.web.id/tag/migrasi-joomla/ http://www.tarjoni.com/migrasi-joomla-10-ke-15/ http://docs.joomla.org/Migrating_from_1.0.x_to_1.5_Stable http://www.siteground.com/tutorials/joomla15/joomla_upgrade.htm |
|
Apa Saja
|
|
Sunday, 12 April 2009 09:55 |
|
 Sejak mengenal majalah gratis ini, pertama saya kagum dengan inovasi yang diusung oleh MyJalah ini. Pertama dari segi nama: "MyJalah" cenderung merupakan kata familiar yang sangat mudah diingat. Masih sedikit sama dengan kata: "Majalah", sehingga bukan hal yang sulit untuk sekedar mengingatnya. Kedua dari sisi distribusinya, MyJalah dikemas dalam format Meski dibanderol dengan harga cuma2, tetapi MyJalah disini menegaskan sebuah profesionalisme dan bukan sekedar numpang promosi dalam menerbitkan versi2 online nya. Dilihat dari struktural grafis dan layout yang oke dan content2 yang menarik, bisa ditarik kesimpulan bahwa pihak MyJalah sangat serius dalam menyajikan ragaman isu2 terbaru ke dalam market pembaca Indonesia. Saya sangat mengharap MyJalah bisa terus eksis, dan sekali lagi bisa diunduh secara gratis selamanya, hehehe...  Oiya, menginjak edisi ke-empat ini, MyJalah mengupas seputar peranan wanita dalam era sekarang ini. Ini juga sekaligus sebagai upaya dalam memperingati Hari Kartini bulan April ini. Meski saat mem-posting tulisan ini saya belum selesai membaca seluruh halamannya, ada satu hal yang menarik bagi saya. Yaitu tulisan/artikel mengenai: "Kartini, Dahulu dan Sekarang". Selain itu, disebutkan pula beberapa contoh figur wanita di era saat ini dimana wanita2 yang bisa dikatakan mampu mengangkat derajatnya dalam sendi kehidupan kita sekarang ini. Tertarik untuk membacanya sembari menjalankan aktivitas Anda di depan layar komputer, silahkan unduh di: http://myjalah.com. |
|
Sharing
|
|
Monday, 30 March 2009 11:51 |
|
Demam Facebook (FB) boleh dikatakan booming paling besar abad ini (*haiah*). Kelahirannya di dunia maya mampu "meng-hipnotis" kaum di seluruh dunia untuk pindah hati ke situs jejaring sosial ini. Tua, muda, laki, perempuan, semua tumplek-blek berkumpul di dalamnya. Bagi saya pribadi, saya merasakan sebagai "korban" atas kehadirannya di alam maya. Dari yang semula getol banget ama situs jejaring sosial yang telah populer sebelumnya Friendster (FS), akhirnya FB benar² menyedot perhatian saya. Bukan hanya itu, FB telah menjadi teman se-hari² saya akhir² ini. Rutinitas keseharian saya rasanya kurang lengkap tanpa mengikuti perkembangan di dinding FB saya. Sebelum bangun, sesudah bangun tidur, di kala ngopi, ngelamun dan kegiatan luang lainnya tak lupa selalu mengakses-nya untuk sekedar kongkow² dengan rekan² anggota FB. Kehadiran FB di media mobile mempermudah bagi saya untuk selalu update. Meski menggunakan HP jadul saya ini... Keajaibannya juga telah mampu menemukan teman² lama saya yang sudah lama tak bertatap muka. Nggak nyangka juga bisa menemukan teman SD yang ada di seberang belahan dunia sana, wah... dunia begitu kecilnya Akhirnya, selamat datang teman baru saya. Mudah² mampu mewarnai hidup yang kadang terasa begitu monoton ini (*haiah*)... |
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 7 of 11 |