|
Silau mata ini tertuju Menyeruak dalam ruang yang tak tentu Terdiam, polos tak menahu Mengambang laksana busa terombang-ambing di muara Hiasan warna-warni nyanyian lagu Tak jua menggugahku dari lamunan Di dalam otak ini masih terus berjalan bagai hentakan timer itu Datar saja... Kedipan layar monitor Dan keramaian suasana alam chatbox Juga keramahan mereka-mereka di ranah Facebook Belum juga mampu menegurku Tiba-tiba saja aku tersentak Kepulan asap cigarete ini Sudah melahap sebagian batangnya Ah, sudah terlalu lama aku menipu diri dalam ruang sempit itu Sementara syntax2 ini masih kacau Gugusan gores warna juga masih tak rapih Tapi bandwith masih juga meraung-raung Sudahlah, biarkan aku rebahkan dulu tubuh ini...
 |