| Monday, 25 January 2010 13:22 |
|
 Hidup yang terus berjalan Dan kehidupan yang terus berputar Memaksa, menjerat tubuh Mengikuti derasnya alur sang waktu  Bersama berputarnya zaman Kan ku tempuh barisan-barisan semesta Meski diri terkadang meronta Tapi ego dan tekad terlampau bulat  Entah, Bagaimana maaf dan perpisahan harus terucap Terlampau sakit bibir bergetar Tak kuat menggetarkan kalbuku  Maaf kawan Maaf semua Diri harus berpisah jua Karena ingin ku genggam ranah disana  Di seberang sana nanti, Kan ku tanam senyum2 indahmu Kan ku genggam ramah-tamahmu  Jika waktu itu datang lagi Jangan pernah menganggap semu diriku Bukankan hidup selalu begitu? Â
Bookmark
(0)
|